Sier Dalam Sebuah Masa

Sier Dalam Sebuah Masa | Seorang Sier termenung diteras rumahnya. Ia menatap langit petang yang berserakan sayap hitam mengarah pulang. Seorang Sier tau si malam jalang akan segera datang, menggantikan layar siang yang terbakar. Sier terdiam, dan tetap duduk dengan satu kaki terangkat diatas kursi bambu yang separuh hampir habis dimakan bubuk.

Seorang Sier mengecap desahan terakhir sebelum ia tahu hari mulai berganti lagi. Satu desah, satu lelah, dan yang satu lagi gelisah. Seorang Sier berdiam, namun hatinya dengan tekun memungut kembali apa yang saling bercakut. Kalut!

Seorang Sier, menutup matanya yang seharian lelah diperkosa dengan melihat apa yang tak ingin dilihatnya. Seorang Sier, menyumpal sepasang telinga kecilnya yang pun telah dicabuli dengan apa yang tak ingin didengarnya.

Seorang Sier, menangis…
Perih rasanya, sakit hatinya

Dan seorang Sier dalam sebuah masanya
Ia pun terluka..

Postingan oleh Frieska Ayu (lihat semua)

Sebarkan!

Random Posts :

Tinggalkan Balasan