Sang Pemenang

Sang pemenang mungkin lahir dari mereka yang kalah tapi tak pernah putus asa.
Ia tak pernah menangisi nasibnya, tak pernah menyesali pilihannya.
Tetap berdiri saat beban terasa semakin berat dan menekan.
Tetap tersenyum sekalipun getir dan pahit membalut hatinya.

Ia bertarung bukan untuk mengalahkan.
Ia bertarung untuk menjadikan dirinya,
semakin berkualitas dan memiliki keunggulan.

Sang pemenang tak pernah gentar,
menghadapi angin badai di depan mata.
Karena ia percaya, kekuatan terbesar berada dalam dirinya,
bukan pada badai itu.

Ia tak pernah merasa lebih besar dari yang lainnya.
Tapi dalam hatinya tersimpan semangat,
untuk menjadikan orang lain sama besar dari dirinya.
Bahkan lebih besar lagi.
Hanya dengan demikian ia percaya,
bisa berkembang menjadi yang terbaik.

Sang pemenang tak pernah menyimpan penyesalan,
lebih lama dari tarikan nafasnya sendiri.
Hati dan pikirannya berada di masa depan,
dengan segunung pengalaman di masa lalunya.
Ia tahu benar, masa depan tak pernah peduli
dengan orang-orang yang terjerat kejayaan masa lalunya.
Masa depan hanya memberi ruang nafas bagi sang pemenang.

Sang pemenang sangat memahami,
bahwa setiap hambatan, kesalahan, kekalahan dan kekecewaan
justru menjadi bahan bakar terbaik,
bagi kecepatan dan kekuatannya untuk maju.

Ia tak akan pernah menyalahkan orang lain
dan mencari-cari alasan untuk menjelaskan semua itu.
Ia hanya mau dirinya bangkit sekali lagi.
Hanya sekali lagi, menjadi yang terbaik dalam hidup ini

Anonim

Ekstensi untuk tulisan yang tidak diketahui penulisnya. Silakan hubungi kami jika Anda mengetahui penulis aslinya.
Anonim

Latest posts by Anonim (see all)

Sebarkan!

Random Posts :

Tinggalkan Balasan