Para Utusan Tuhan

para utusan tuhan

Para Utusan Tuhan | Meski dia hanyalah tanaman yang tumbuh dari sela-sela lantai keramik, tapi dia adalah “ayat” Tuhan. Melaluinya Tuhan seolah berkata “Apalagi yang tidak Aku berikan pada Indonesia? Tidakkah kesuburan alam negerimu belum cukup menjadi alasan untuk bersikap adil?”

Anehnya meski kita adalah bangsa yang kaya, tapi kita adalah bangsa yang “miskin”. Entah berapa banyak orang yang sengsara dan terdzolimi hidupnya di negeri nan kaya raya ini.

Kita kaya budaya tapi malah silau dengan budaya lain, alam kita melimpah namun kita biarkan dia dieksploitasi oleh bangsa lain. Kesuburan tanah kita bak surga hingga Koes Plus bersenandung “jikapun tongkat kayu dan batu dilempar dia akan tumbuh jadi tanaman..”

Namun faktanya kita lebih suka menumbuhkan gedung pencakar langit, menumbuhkan mall-mall, menumbuhkan keserakahan, semangat perpecahan dan sentimen antar golongan.

Tuhan sering berbicara pada manusia Indonesia melalui para utusannya, melalui gunung, melalui angin, melalui air dan tanah. Sayangnya ketika Tuhan sedang berbicara, kita lebih sering membuang muka dan menulikan telinga.

Arif Wachyudin

Penulis amatiran. Meski lahir di Banyumas, tapi sebenarnya saya adalah penduduk asli surga yang diturunkan ke bumi untuk bermain-bermain.

Latest posts by Arif Wachyudin (see all)

Sebarkan!

Random Posts :

Tinggalkan Balasan