Tengah Malam di Negaramu

Tengah Malam di Negaramu

Sekitaran pos kamling, tertidur maling.
Berbantal barang curian, uang milyaran.

Klakson mobil polisi, tak buyarkan mimpi.
Kucing-kucing meringis, melihat maling diplomatis.

Mulut bau amis, tembakkan fundamentalis.
Pilar-pilar kebangsaan, diubah jadi peler-peler kebangsatan.

Hari-hari penuh murka, gedung parlemen penuh durjana.
Stabilisasi katanya, sifat diktator mencuat.

Bendera di halaman menari, ideologi dicari-cari.
Berpihak kepada kaum miskin, dituduh komunis.

Esai yang bermakna ganda, dicurigai lakukan propaganda.
Kata-kata meluncur deras, kebebasan terancam dirampas.

  • Share:

Andika Satria

Mantan wartawan surat kabar yang sekarang memilih menjadi "ghost writer"

ARTIKEL TERKAIT

Aku

Aku

Sepi

Sepi

BERI KOMENTAR