Pondokbaca.com | Kategori Cinta
Rimbunnya Daun Cinta
Tanggal posting : 28 Desember 2011 - oleh : Anonim
Aku adalah seorang lelaki yang meragukan atas cinta sejati karena aku ragu kepada diriku sendiri yang bisa memberikan cinta sejati.

Benarkah cinta itu suci, tapi mengapa cintaku tak bisa mantap tertancap kepada dia SAJA.

Kenapa cintaku harus bercabang seperti ranting-ranting daun dan kenapa cabang-cabang ini tidak membawa kerimbunan yang memberikan keteduhan, melainkan cabang dari cinta-cintaku ini malah menggugurkan satu, dua, tiga, dan selebihnya kasih sayang.

Cintaku sebenarnya bukanlah terbagi untukmu dan untuknya, cintaku akan sama walau ada dia, dan tetap ada walau ada dia lagi yang lebih dari dua karena ruang cintaku lebih dari satu. Salah satunya telah ditempati kamu dan masih ada ruang lainnya yang siap menerima hati wanita-wanita lainnya. Ruang hatiku hanyalah untuk wanita yang cantik berkilauan, dan kita bisa bersuka ria di dalam singgasana cinta laksana raja dengan permaisuri beserta selir-selirku.

Jika aturanmu hanya boleh satu wanita untukku maka Tuhan, kumohon berikanlah aku wanita yang tercantik, walaupun hanya satu maka cukupkanlah dia bagiku untuk mengisi seluruh rongga hatiku.

Tapi memang tak ada wanita yang sempurna, dan engkau adalah maha adil hingga membolehkan diriku miliki wanita hingga empat, maka Tuhan kumohon Tuhan, biarkan wanita-wanita yang berkilauan itu datang ke duniaku untuk menyempurnakan gelora cintaku.
Cinta sejati memang ada dan dia tak hanya tumbuh di satu rongga hatiku saja

Versi Online :