Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Rohani > Kenapa Tidak Mau Tahajjud?
 
 

Kategori Rohani

Kenapa Tidak Mau Tahajjud?

Penulis: Anonim | Diposting: 04 Juli 2009 | Komentar: 0 komentar

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Mau pasang iklan juga? klik disini
(Dengarkan percakapan ini di suatu tempat di bumi Allah)

“Aku telah bersiap-siap sejak pukul 02.00 dini hari Menanti kedatanganmu
Lama Kutunggu tapi mengapa kau tak bangun menemui-Ku ?”.

Sejenak aku terdiam. Sambil menahan tangis kupejamkan mata.
Aku tertunduk malu.
“Maafkan aku. Kumohon maafkan aku,” sambil bersimpuh aku menjawab.

“Tahukah engkau. Andai saja tadi malam engkau menemui-Ku,
dan memohon apa saja keinginanmu, pasti Kukabulkan.
Karena tadi malam, Aku datang bersama 7 langit dan 7 bumi,
serta seluruh kunci perbendaharaan karunia yang Kupunyai.”

“Oh,” (aku menutupi wajah dengan kedua tangan).
Menyesali kesempatan sirna dari hadapan
Kuhirup nafas dalam-dalam.
Ada titik embun dimataku.
Lalu akupun bertanya, “Tuhanku, apakah yang kurasakan pagi ini adalah hukuman-Mu?”.
“Ya, seperti itulah dampaknya”.

Aku tidak mampu berkata-kata. Aku membisu lama.
“Bagi hamba-hamba-Ku yang tidak tahajjud
kuselipkan ruh hampa kedalam hatinya.
Maka gersanglah hari-hari yang ia lalui”.

“Oh,” (aku terisak). Daguku menempel di dada, Aku tertunduk lagi.

“Bagi hamba-hamba-Ku yang tidak tahajjud,
aku masukkan kesesakan ke dalam dadanya.
Maka sempitlah hidup yang ia jalani”.

“Oh,” (aku semakin lunglai).
Air mataku semakin deras mengucur.
“Bagi hamba-hambaku yang tidak tahajjud,
aku jadikan wajahnya suram tanpa cahaya.
Maka reduplah pancarannya”.

“Oh,” (aku pingsan)

“Bagi hamba-hambaku yang tidak tahajjud,
aku hilangkan wibawanya. Maka lemahlah ia”.

(Sayup-sayup, suara itu masih kudengar)

“Lihatlah, betapa sayang-Ku padamu.
Kuutus nyamuk guna membangunkan dari tidurmu.
Tidak kau sadarikah hal itu?” (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Putu Wijaya
Foto Putu Wijaya
Beliau mempunyai nama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahir di Puri Anom, Tabanan, Bali, 11 April 1944) adalah seorang sastrawan yang dikenal serba bisa. Ia adalah bungsu dari lima bersaudara ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori RohaniKenapa Tidak Mau Tahajjud?
(Dengarkan percakapan ini di suatu tempat di bumi Allah) “Aku telah bersiap-siap ...
Artikel Kategori RohaniKekuatan Tanpa Kekerasan
Dr. Arun Gandhi adalah cucu Mahatma Gandhi dan pendiri Lembaga M.K. ...
Artikel Kategori RohaniKedudukan Cinta Dalam Tasawuf
Ilahi! Jika Engkau berikan kepadaku dunia, maka berikanlah itu kepada ...
Artikel Kategori RohaniKasih Sayang Allah
Seorang lelaki dikenal sangat giat beribadah. Sayangnya ia selalu membuat orang ...
Artikel Kategori MotivasiGuru dan Semangatnya
Menjadi guru, bukanlah pekerjaan mudah. Didalamnya, dituntut pengabdian, dan juga ketekunan. Harus ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
7
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -