| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori RohaniKenapa Tidak Mau Tahajjud?Penulis: Anonim | Diposting: 04 Juli 2009 | Komentar: 0 komentar“Aku telah bersiap-siap sejak pukul 02.00 dini hari Menanti kedatanganmu Lama Kutunggu tapi mengapa kau tak bangun menemui-Ku ?”. Sejenak aku terdiam. Sambil menahan tangis kupejamkan mata. Aku tertunduk malu. “Maafkan aku. Kumohon maafkan aku,” sambil bersimpuh aku menjawab. “Tahukah engkau. Andai saja tadi malam engkau menemui-Ku, dan memohon apa saja keinginanmu, pasti Kukabulkan. Karena tadi malam, Aku datang bersama 7 langit dan 7 bumi, serta seluruh kunci perbendaharaan karunia yang Kupunyai.” “Oh,” (aku menutupi wajah dengan kedua tangan). Menyesali kesempatan sirna dari hadapan Kuhirup nafas dalam-dalam. Ada titik embun dimataku. Lalu akupun bertanya, “Tuhanku, apakah yang kurasakan pagi ini adalah hukuman-Mu?”. “Ya, seperti itulah dampaknya”. Aku tidak mampu berkata-kata. Aku membisu lama. “Bagi hamba-hamba-Ku yang tidak tahajjud kuselipkan ruh hampa kedalam hatinya. Maka gersanglah hari-hari yang ia lalui”. “Oh,” (aku terisak). Daguku menempel di dada, Aku tertunduk lagi. “Bagi hamba-hamba-Ku yang tidak tahajjud, aku masukkan kesesakan ke dalam dadanya. Maka sempitlah hidup yang ia jalani”. “Oh,” (aku semakin lunglai). Air mataku semakin deras mengucur. “Bagi hamba-hambaku yang tidak tahajjud, aku jadikan wajahnya suram tanpa cahaya. Maka reduplah pancarannya”. “Oh,” (aku pingsan) “Bagi hamba-hambaku yang tidak tahajjud, aku hilangkan wibawanya. Maka lemahlah ia”. (Sayup-sayup, suara itu masih kudengar) “Lihatlah, betapa sayang-Ku padamu. Kuutus nyamuk guna membangunkan dari tidurmu. Tidak kau sadarikah hal itu?” (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Putu Wijaya
![]() Beliau mempunyai nama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahir di Puri Anom, Tabanan, Bali, 11 April 1944) adalah seorang sastrawan yang dikenal serba bisa. Ia adalah bungsu dari lima bersaudara ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||