Para pecinta sejati tidak memancarkan pesonanya dari ketampanan atau kecantikannya, atau kekuasaan dan kekayaannya, atau popularitas dan pengaruhnya. Pesona mereka memancar dari kematangan mereka. Mereka mencintai maka mereka memberi. Mereka kuat. Tapi kekuatan mereka menjadi sumber keteduhan jiwa orang-orang yang dicintainya.
Mereka berisi dan sangat independen. Tetapi mereka tetap merasa membutuhkan orang lain, dan percaya bahwa hanya melalui mereka ia bisa bertumbuh dan bahwa pada orang-orang itulah pemberian mereka menemukan konteksnya. Kebutuhan mereka pada orang lain bukan sebentuk ketergantungan, tapi lahir dari kesadaran mendalam tentang keterbatasan manusia dan keniscayaan interdependensi manusia. (www.pondokbaca.com)
Putu Wijaya Beliau mempunyai nama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahir di Puri Anom, Tabanan, Bali, 11 April 1944) adalah seorang sastrawan yang dikenal serba bisa. Ia adalah bungsu dari lima bersaudara ...
Artikel Baru Dibaca
Pecinta Sejati Para pecinta sejati tidak memancarkan pesonanya dari ketampanan atau kecantikannya, atau ...
Nilai Sebuah Kehidupan Entah siapa yang memberitahunya alamat saya, ia tiba-tiba sudah berdiri di ...
Musuh Utama Pohon Apakah musuh utama pohon?
Ketika manusia mulai pandai melebur biji besi menjadi ...
Menjadi Apapun Dirimu Menjadi karang-lah, meski tidak mudah. Sebab ia 'kan menahan sengat binar ...
Mengapa Harus Benci? Benci ?? Mengapa harus benci ?? Siapa sih yang kita benci ...