Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Renungan > Mengapa Harus Benci?
 
 

Kategori Renungan

Mengapa Harus Benci?

Penulis: Anonim | Diposting: 13 Juli 2008 | Komentar: 0 komentar

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Mau pasang iklan juga? klik disini
Benci ?? Mengapa harus benci ?? Siapa sih yang kita benci ?? Kenapa kita harus membencinya kaloau kita masih bisa diam dan memendam serta berusaha mengusir segala kebencian yang ada.

Mengapa sih saat kita gagal bersama dengan orang lain kita harus membencinya ?? Apakah semua harus seperti itu ?? Mengapa tidak kita tanamkan kebaikannya dalam hati kita untuk mengubur semua kebencian itu ??
Mengapa tidak kita kenang saat-saat manis bersamanya demi menghilangkan rasa benci itu ?? Dan mengapa kita tidak diam untuk melupakan segala kebencian kita terhadapnya ?? Mengapa kita harus berkoar-koar ke mana mana demi mengatakan bahwa kita membencinya ?? Mengapa tidak kita berdoa agar kebencian itu berubah menjadi rasa sayang, sayang sebagai teman atau bahkan sayang sebagai saudara, tanpa melupakan segala yang pernah ada ?? Mengapa harus kita luapkan kebencian kita dengan saling memanasi satu sama lain, atau dengan saling berkoar ke sana ke mari hanya demi mengatakan "aku membencimu ?".

Tidak bijak rasanya kita saling membenci hanya karena kita tidak menjadi dekat ??
Kenapa kita begitu picik dengan mengatakan bahwa orang lain yang tidak mengerti kita sementara kita sendiri tidak mau mengerti orang lain, bukankah pada hakekatnya kita harus saling mengerti tanpa tendensi pamrih bahwa kita juga harus di mengerti.. bagaimana kita dapat mengatakan cinta sementara kita sendiri tidak pernah mau mengerti siapa dan apa yang kita cintai.. bagaimana kita dapat mengatakan cinta sementara kita masih bingung harus bagaimana dan harus mengapa dengan cinta kita ?? Apakah pantas kita mengatakan aku cinta padamu sementara kita tidak yakin bahwa kita akan mampu menderita bersamanya ?? Siapkah aku menerima ia apa adanya ??

Hari ini mungkin ia masih gagah, atau mungkin hari ini ia masih cantik.. namun beberapa tahun ke depan.. saat rutinitas mulai terasa menjemukan... masih mampukah kita mengatakan padanya bahwa "aku cinta padamu" ?? Masih cintakah kita saat ia tidak bisa apa-apa ?? Masih sayangkah saat ia harus kehilangan apa yang selama ini membuat kita mencintainya ??

Masihkah perasaan kita sama dengan saat pertama kali kita mengenalnya ?? Atau bahkan sudah hilang dan berganti dengan rasa muak ??
Jangan membayangkan cinta dari keindahannya.. namun bayangkanlah yang terjelek dari cinta.. segala yang memuakkan.. dan saat semua itu tidak membuat kita berpaling dari nya.. barulah kita dapat mengatakan padanya... "aku cinta padamu" siapapun kamu dan apapun adanya kamu.

Belajar mengerti cinta.. itu yang sedang aku lakukan.. sampai kapan aku dapatkan jawaban aku sendiri tidak tahu.. (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Andrie Wongso
Foto Andrie Wongso
Andrie Wongso sering disebut sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia. Selain menjadi seorang motivator handal, Andrie Wongso juga dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori RenunganMengapa Harus Benci?
Benci ?? Mengapa harus benci ?? Siapa sih yang kita benci ...
Artikel Kategori RenunganMengapa Berteriak?
Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya, "Mengapa ketika seseorang sedang ...
Artikel Kategori RenunganMencintai
Seorang miliarder lanjut usia sekarat dalam usianya yang hampir 100 tahun. ...
Artikel Kategori RenunganMembaca Hati
Sahabat yang baik akan lebih banyak 'membaca' hati kita dari pada ...
Artikel Kategori RenunganManusia Dalam Cermin
Bertahun-tahun lalu ada seorang penjelajah yang pergi ke alam liar Afrika. ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
9
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -