Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Renungan > Kupu-Kupu
 
 

Kategori Renungan

Kupu-Kupu

Penulis: Anonim | Diposting: 14 Juli 2008 | Komentar: 0 komentar

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Mau pasang iklan juga? klik disini
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk dan mengamati kupu-kupu itu dalam beberapa jam ketika dia berjuang dengan memaksakan dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, dengan sayap-sayap mengkerut.

Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang dalam waktu. Semuanya tak pernah terjadi . Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak disekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang.

Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita.Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu.

Sering kita memohon kekuatan, dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita kuat.
Kita memohon kebijakan, dan Tuhan memberi kita persoalan untuk diselesaikan.
Kita memohon kemakmuran, dan Tuhan memberi kita otak dan tenaga untuk bekerja.
Kita memohon keteguhan hati, dan Tuhan memberi kita bahaya untuk diatasi.
Kita memohon cinta, dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Kita memohon kemurahan serta kebaikan hati, dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan.

Mungkin kita merasa bahwa kita tidak memperoleh yang kita inginkan, tapi Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan. (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Kak Rico
Foto Kak Rico
Keinginan untuk menjadi Pendongeng sama sekali tidak pernah sedikit pun terpikirkan oleh pria kelahiran Jakarta berdarah Padang, Ambon, dan Manado ini. Kak Rico lebih senang berkecimpung dalam dunia Teater, Musik, dan ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori RenunganKupu-Kupu
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia ...
Artikel Kategori RenunganKita Sangatlah Miskin
Suatu hari, ayah dari suatu keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya ...
Artikel Kategori RenunganKisah Tiga Ilmuwan dan Penjaga Perahu
Alkisah disebutkan ada tiga orang cerdik pandai sedang menyeberang sebuah perahu. ...
Artikel Kategori RenunganKisah-kisah yang Merubah Dunia
KISAH KERTAS LEKAT CATATAN " POST-IT " Arthur Fry sering kehilangan catatan ...
Artikel Kategori RenunganKetika Aku Sudah Tua
Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
8
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -