Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Renungan > Kasih Sayang Orang Tua
 
 

Kategori Renungan

Kasih Sayang Orang Tua

Penulis: Anonim | Diposting: 13 Juli 2008 | Komentar: 0 komentar

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Mau pasang iklan juga? klik disini
Di sekolah maupun dalam hidup kita, guru dan orang tua kita sering mendidik dan mengingatkan untuk tidak bertindak kurang ajar terhadap orang yang lebih tua dari kita. Atau dengan kata lain, kita diajari dan dinasehati untuk hormat pada orang tua, entah itu bapak dan ibu kita, paman dan bibi kita, kakek dan nenek kita, atau orang tua-orang tua lainnya yang mungkin tidak kita kenal, tetapi karena ketuaannya, maka kita patut menghormat pada mereka. Dan itupun berlaku juga kepada yang lebih muda dari agar kita jangan semena-mena.

Pada suatu hari, saya melihat ayah saya sedang menggendong cucunya yang masih berusia 1 tahun. Ayah tampak sangat bahagia, walaupun mesti terus menerus menggendong sang cucu. Ketika sang cucu ingin turun dari gendongan dan mulai berjalan dengan langkah yang gontai, ayah saya bersedia mengikuti dari belakang sambil sedikit membungkuk dan tangan terentang, untuk menjaga bila sang cucu terjatuh.

Dan bila karena suatu hal sang cucu menangis, ayah saya bersedia merelakan dirinya menjadi ?badut? yang mencoba menghibur. Bila sang cucu bosan dengan
suatu mainan, ayah saya akan mencarikan apa saja yang dapat dipakai sebagai mainan. Dan bila sang cucu mulai letih, ayah saya akan mengendongnya kembali dengan sebelah lengannya, dan tangan yang satu sibuk mengipas2 sang cucu agar tidak kepanasan.

Setelah melihat kejadian itu, saya mulai sadar mengapa kita tidak boleh berlaku kurang ajar terhadap orang tua. Mungkin saja pada saat kita masih bayi dulu, paman kita pernah menggendong dan menghibur kita ketika kita menangis, atau mama kita begitu cemas menjaga kita ketika kita sakit, atau ayah yang pontang panting kesana kemari mencarikan mainan yang diinginkan anaknya. Itu semua dilakukan orang tua kepada kita, karena itulah ungkapan cinta mereka kepada kita. Dan sebagai anak yang tahu berbalas budi, kita membalasnya dengan menghormati mereka, tidak berlaku kurang ajar kepada mereka

Terkadang kita harus bisa meninggalkan kepetingan pribadi kita sepenting apapun itu, walau hanya untuk makan malam atau berkumpul bersama orang tua dan keluarga. Karena kita tidak bisa menilai apa yang telah diberikan ke orang tua yang sedari kita kecil, kita dirawat dengan penuh kasih sayang.

Apakah kita juga tidak mau jika anak-anak kita nantinya juga akan bisa menghormati, menghargai, mengerti balas budi atas apa yg telah kita lakukan atau perjuangkan guna menghidupi, memberikan sandang pangan papan dan memberinya kasih sayang yang tulus untuknya ? (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Andrie Wongso
Foto Andrie Wongso
Andrie Wongso sering disebut sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia. Selain menjadi seorang motivator handal, Andrie Wongso juga dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori RenunganKasih Sayang Orang Tua
Di sekolah maupun dalam hidup kita, guru dan orang tua kita ...
Artikel Kategori HumorJangan Terlalu Dalam
Telah berulang kali Nasrudin mendatangi seorang hakim untuk mengurus suatu perjanjian. ...
Artikel Kategori RenunganKarena Hidup Hanya Sekali
Seberat apapun beban hidup kita hari ini ... Sekuat apapun godaan yang ...
Artikel Kategori RenunganKalajengking
Ada seorang India yang melihat seekor kalajengking mengambang berputar-putar di air. ...
Artikel Kategori RenunganInipun Akan Berlalu
Seorang petani kaya mati meninggalkan kedua putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua putra ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
8
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -