| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori RenunganAdaPenulis: Anonim | Diposting: 20 April 2011 | Komentar: 0 komentarSemua punya ceritanya sendiri... di mataku, di matamu, tentang sosok itu. jujur kita terlalu subyektif kadang melihat si hidup kita melihat dan merasa sesuai apa yang kita suka.. kita hanya berharap dan meminta orang bisa menjadi yang kita minta.. yang baik kita suka, yang jelek untuk menerima aku belum sanggup namun bukankah itu kehidupan? di mataku seseorang baik... di mata sakit hati ia bisa begitu tengik... namun aku tergelitik untuk men zoom out pola lihat ini semua.. bahwa pernahkah kita berpikir kenapa kita lahir disana? kenapa kita kenal 'si itu' bukan 'si dia'? atau kenapa aku hidup dibelahan bumi sini bukan disana? Dulu orang berkata gajah mati meninggalkan gadingnya orang besar mati meninggalkan cerita kenapa harus orang besar kutanya? apa karena gajah jadi peribahasa? lalu dimana tempat hati dan orang terdekat nantinya? kita tidak tahu kapan kita berpulang dan kita percaya demikian... kenapa kita harus tidak percaya pada kenyataan.. tentang misteri hadirnya seseorang dalam kehidupan? aku bicara disini bukan berarti aku tak pernah sakit hati aku justru bicara bahwa karena pernah sakit dan nyeri namun lihatlah cinta kedua sahabatku di peraduan itu kini... atau semua kehilangan akan orang yang kita cintai... hilang tawa ganti sendu...untuk jadi dua manusia yang jauh lebih teguh.. dari sana aku ingin memulai bersama kalian merajut makna itu sebaik apapun keluarga mereka akan juga pergi sebejat apapun musuh mereka toh juga akan 'kembali' namun semua membawa makna bahwa tanpa mereka kita tidak akan se'belajar' hari ini dengan ditipu kita menjadi waspada dengan dicintai kita menghargai kata 'bersama' dengan dicurangi kita mengenal kata 'setia' dengan kehadiran sang ayah kita kenal pengorbanan dan suri tauladannya lepas baik dan buruk tapi jiwa itu ada selalu disekitar kita membuat kita tahu satu dua hal yang lebih berharga dan itu jauh lebih baik daripada dunia kosong dan tak ada apa-apa. mensyukuri itu baik, menyesal itu tak perlu... karena semua ada dan terus begitu..berlalu... begitukan hidup harus terus bejalan dalam liku? yah..begitu... orang tak harus besar tak harus juga kecil menciut jiwa tak harus ada untuk benar atau salah bagi dirimu Namun setiap jiwa ADA untuk dirimu. dari musuh terjauhmu... hingga seperti cinta dua putra pada ayah mereka yang sudah disisiMu semua berharga..semua berarti apalagi orang dekat dalam hati... dan itu jauh lebih besar dari kebesaran orang besar lebih berarti dari pengargaan penemuan abad ini... menemukan bahwa tiap orang selalu ADA... ada dan berarti untuk langkah hidup kita selanjutnya... (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Andrie Wongso
![]() Andrie Wongso sering disebut sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia. Selain menjadi seorang motivator handal, Andrie Wongso juga dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||