| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori PuisiZamrudkuPenulis: Layla Nurul | Diposting: 27 Juli 2008 | Komentar: 0 komentarBenturannya terdengar….. Mengepakkan sayap luka yang protes pada sejarah Menghujat jamanmengatasnamakan apapun jenis perampasan Yang menafikan kebebasan Tapi haruskah sejarah dan jaman itu yang dipersalahkan Melahirkan gerak yang lebih mirip sebuah orkestra kebodohan. Nampaknya…. Negaraku bukan lagi tempat sinngah yang asri Karena zamrudku telah terbakar Jangan salahkan aku. Tapi lihatlah tangan – tangan panjang itu Dinamakan panjang karena suka gatal Meraka ternyata tak cukup nyali untuk mengoyak otak Lihatlah !! Cungurnya tajam mencium wangu darah saudaranya sendiri Sampai tak tercium amis anyir boroknya sendiri “Pun, Jangan herankan lautku meradang menjadi lautan darah Karena, zamrudku memang telah terbakar (www.pondokbaca.com) 28 April 2000 Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Kak Rico
![]() Keinginan untuk menjadi Pendongeng sama sekali tidak pernah sedikit pun terpikirkan oleh pria kelahiran Jakarta berdarah Padang, Ambon, dan Manado ini. Kak Rico lebih senang berkecimpung dalam dunia Teater, Musik, dan ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||