| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori PuisiSier Dalam Sebuah MasaPenulis: Frieska Ayu Pamela | Diposting: 30 Juli 2008 | Komentar: 0 komentarSeorang Sier termenung diteras rumahnya. Ia menatap langit petang yang berserakan sayap hitam mengarah pulang. Seorang Sier tau si malam jalang akan segera datang, menggantikan layar siang yang terbakar. Sier terdiam, dan tetap duduk dengan satu kaki terangkat diatas kursi bambu yang separuh hampir habis dimakan bubuk. Seorang Sier mengecap desahan terakhir sebelum ia tahu hari mulai berganti lagi. Satu desah, satu lelah, dan yang satu lagi gelisah. Seorang Sier berdiam, namun hatinya dengan tekun memungut kembali apa yang saling bercakut. Kalut! Seorang Sier, menutup matanya yang seharian lelah diperkosa dengan melihat apa yang tak ingin dilihatnya. Seorang Sier, menyumpal Sepasang telinga kecilnya yang pun telah dicabuli dengan apa yang tak ingin didengarnya. Seorang Sier, menangis... Seorang Sier, menangis... perih rasanya, sakit hatinya Dan seorang Sier dalam sebuah masanya ia pun terluka (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Aesop
![]() Aesop dikenal karena cerita-cerita fabel yang dianggap berasal dari dia. Berbagai macam kumpulan fabel dari Aesop masih diajarkan sebagai pendidikan moral dan digunakan sebagai subyek dari berbagai macam hiburan, khususnya dalam ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||