| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori PuisiKawanPenulis: Anonim | Diposting: 26 Juli 2008 | Komentar: 0 komentarManis-pahitnya kehidupan ini Lewati suka Lewati duka Lewati segala persoalan Kawan, pernah kita sama-sama rasakan Panasnya mentari yang menghanguskan hati Gelapnya malam yang membutakan mata Bahkan pernah sama-sama kita rasakan Terjerumus dalam lubang kehidupan Terpendam oleh sombongnya sang waktu Kawan, masih ingatkah kau? Sementara waktu terus berlalu Kawan, tahukah kau? Sementara sayapku mulai lemah Sulit 'tuk ku mengejarmu Dan semakin sulit 'tuk kita bisa bersama Kawan, hingga nanti waktu t'lah tiba Roda kehidupan yang akan menyatukan kita Kau pun akan tersenyum dan kita akan menyatu. (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Aesop
![]() Aesop dikenal karena cerita-cerita fabel yang dianggap berasal dari dia. Berbagai macam kumpulan fabel dari Aesop masih diajarkan sebagai pendidikan moral dan digunakan sebagai subyek dari berbagai macam hiburan, khususnya dalam ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||