| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori PuisiKarena Kau Satu Cinta untuk jiwaPenulis: Erwin Arianto, SE | Diposting: 13 Desember 2008 | Komentar: 0 komentarKucari dalam setiap celah bilik jiwa hampa bisu dan merana walau wajah merona kucoba mendapatinya Ada aromanya Menggapai terlelah menari dan menyiksa Ara tersisa tak terbantah sesak,ingin meledak kutahan dalam rasa meraih buih-buih mimpi dalam hening yang ada Waktu tersisa kian menyempit dada ini kian membuncah terasa rasa terus mengelegar dalam sakit Merobek dada bernyanyi dalam suasana menyeruak diri secara perlahan jerit hati lirih menahan perih sepi terkubur diri rasa disini Tercekam Dalam Suasana sanubari saat ku terbangun dari semua derita Saat ku hempas semua lara tersisa selamatkan aku wahai cintaku Tunaikan Rinduku atas kehadiranmu Karena Kau Satu Cinta untuk jiwa Depok 10 Juni 2008 (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Emha Ainun Nadjib
![]() Lahir di Djombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953 adalah seorang tokoh intelektual yang mengusung nafas Islami di Indonesia. Ia merupakan anak keempat dari 15 bersaudara. Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||