| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori PuisiJeritan Anak JalananPenulis: Anonim | Diposting: 27 Januari 2011 | Komentar: 0 komentarBersenandung mengharap belas kasihmu.. Pandanganku yang kian hampa.. Sesuap nasi pun tak kunjung tiba.. Melihat mu aku tak peduli.. Bukan wakil rakyat tikus berdasi.. Aku memang mlarat.. Bukan seperti tikus keparat.. yang doyan uang rakyat.. Haus harta bak lintah darat.. Masih terdengar jeritan dan tangisan.. Dari anak kolong jembatan.. Kau butakan matamu.. Kau tulikan telingamu.. Takut kehilangan harta itu sifatmu.. Takut kehilangan kehormatan pun sifatmu.. Kau lebih rela korbankan rakyat.. Hanya demi seonggok martabat.. Kau picik.. Kau pun licik.. Di kolong jembatan aku.. Di jalanan kukais keberuntunganku.. Kau tak datang aku bangga.. Tak mengenal mu pun aku lega.. (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Andrie Wongso
![]() Andrie Wongso sering disebut sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia. Selain menjadi seorang motivator handal, Andrie Wongso juga dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||