Harapan itu aku terima malam ini sebagai cinta
Pada puing-puing gambar, kulukiskan dirimu direlung malam
Dikota ini, disudut melawai yang gemerlap
Aku beranikan diri menyapamu lewat harga
Namun tak kunjung jua dia kuratapi
Bersama bulan kugantungkan semua cinta menuju surga
Melintasi savana hijau, danau dan pucuk-pucuk tanpa tuan
Bersama bulan kurebahkan kepala diatas keringat
Dalam gulungan rupiah
Dikota ini disudut melawai yang gemerlap
Diantara kumpulan debu dan genangan darah
Kau belai aku dengan desah dan cinta..
Putu Wijaya Beliau mempunyai nama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahir di Puri Anom, Tabanan, Bali, 11 April 1944) adalah seorang sastrawan yang dikenal serba bisa. Ia adalah bungsu dari lima bersaudara ...
Artikel Baru Dibaca
Ada Cinta Disudut Melawai Harapan itu aku terima malam ini sebagai cinta
Pada puing-puing gambar, kulukiskan ...
Mundur Sejenak "Untuk melompat lebih jauh, kita perlu mundur beberapa langkah dahulu."
Sahabat,
Kalimat ini ...
7 Alasan Mencela Diri Tujuh kali aku pernah mencela jiwaku, pertama kali ketika aku melihatnya ...