Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Motivasi > Sebutir Beras yang Berarti
 
 

Kategori Motivasi

Sebutir Beras yang Berarti

Penulis: Anonim | Diposting: 5 Agustus 2010 | Komentar: 0 komentar

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Mau pasang iklan juga? klik disini
Kali ini ane akan posting cerita menarik yang mungkin sebagian brader dan sister belum tau, langsung saja ya, cerita singkat ini berasal dari negri China. Semoga setelah membaca cerita singkat ini, Masyarakat kita khususnya masyarakat Indonesia mau memperbaiki diri dan menghilangkan budaya korupsi yang dari dulu masih menjadi malapetaka yang tidak kunjung habis-habisnya.

Cina yang saat sekarang ini menjadi Negara yang bisa dibilang super power abad ini, Dahulu merupakan Negara yang sangat miskin. Perlu kita ketahui bersama bahwa jumlah penduduknya mencapai 1 milyar pada kala itu dan Pemerintah China sudah pasti sangat Susah untuk mensejahterakan rakyatnya. Sebagai contoh, Hutang luar negeri dari Uni Sovyet tak kunjung habis-habisnya. Sehingga suatu hari terjadi perselisihan paham antara Mao Zedong pemimpin Cina era itu dengan pemimpin Sovyet. Perselisihan begitu panas sampai keluar statement dari pemimpin Sovyet, "Sampai rakyat Cina harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, Cina tetap tidak akan mampu membayar hutangnya."

Ucapan Pemimpin Sovyet itu begitu menyinggung perasaan Warga China. Dengan kebijakannya Mao menyampaikan perkataan pemimpin Sovyet itu kepada Seluruh lapisan masyarakat China melalui Media-media pada saat itu seperti siaran radio, Agar rakyat China jengkel penghinaan dari pemimpin Sovyet itu, secara terus menerus dari pagi hingga malam ke seluruh negeri sambil mengajak segenap rakyat Cina untuk bangkit dan melawan penghinaan tersebut dengan cara berkorban.

Pada akhirnya Mao pun mengajak seluruh Rakyat China untuk berkorban dengan menyisihkan 1 butir beras, ya, hanya 1 butir beras untuk setiap anggota keluarga, setiap kali mereka akan memasak. Jika 1 rumah tangga terdiri dari 3 orang maka cukup sisihkan 3 butir beras. Beras yang disisihkan dari 1 Milyar penduduk Cina tersebut, tidak dikorupsi tentunya akan menghasilkan 1 milyar butir beras setiap hari. Hasilnya dikumpulkan ke pemerintah untuk dijual. Uangnya digunakan untuk membayar hutang kepada negara pemberi hutang, yang telah menghina mereka. Akhirnya Cina berhasil melunasi hutang mereka ke Sovyet dalam waktu yang sangat cepat.

Begitulah China Keterhinaan yang mendalam dan begitu menyakitkan telah membangkitkan rasa nasionalisme Cina untuk bangkit melawan hinaan tersebut dengan tindakan nyata, bukan hanya tindakan seremonial, pidato atau upacara di stadion besar.

Semoga kisah Singkat ini bisa dijadikan contoh bagi bangsa kita Indonesia yang tengah terpuruk di antara bangsa-bangsa sekitarnya. Perlu diingat Potensi manusia Indonesia yang demikian besar selama ini tidak menjadi kekuatan bahkan sebaliknya menjadi beban karena mereka tidak diberi ruang yang lapang untuk membangun Indonesia yang unggul . Kita sering silau oleh hal-hal besar namun seringkali mengabaikan kekuatan dari hal kecil namun dilakukan dengan sepenuh hati. Sebutir padi sehari bisa membalik keadaan terhina menjadi terangkat. Maukah kita?

Pepatah mengatakan "Orang Pintar Belajar dari Pengalaman" dan "Orang Bijak Belajar dari Pengalaman Orang lain". (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Andrie Wongso
Foto Andrie Wongso
Andrie Wongso sering disebut sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia. Selain menjadi seorang motivator handal, Andrie Wongso juga dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori MotivasiSebutir Beras yang Berarti
Kali ini ane akan posting cerita menarik yang mungkin sebagian brader ...
Artikel Kategori MotivasiSatu Langkah Maju
Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. Karena dalam keadaan tetap ...
Artikel Kategori MotivasiSang pemenang
Sang pemenang mungkin lahir dari mereka yang kalah tapi tak pernah ...
Artikel Kategori MotivasiRobert Ballard, Penemu Titanic yang Terinspirasi Novel
Tenggelamnya kapal Titanic begitu menggemparkan. Peristiwa naas yang terjadi pada 14 ...
Artikel Kategori MotivasiRaja dan Laba-laba
Dahulu kala di negeri Skotlandia, ada seorang raja bernama Bruce. Dia ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
7
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -