| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori MotivasiBerartinya WaktuPenulis: Anonim | Diposting: 20 Juli 2010 | Komentar: 0 komentarSetiap dari kita memiliki bank semacam itu, bernama WAKTU. Setiap pagi, ia akan memberikan kita 86.400 detik. Pada malam harinya akan menghapus sisa waktu yang tidak anda gunakan untuk tujuan baik. Karena ia tidak memberikan sisa waktunya pada kita. Ia juga tidak memberikan waktu tambahan. Setiap hari ia akan membuka satu rekening baru untuk kita. Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa. Jika kita tidak menggunkannya maka kerugian akan menimpa kita. Kita tidak bisa menariknya kembali.Juga kita tidak bisa meminta "uang muka" untuk kesokan harinya. Kita harus hidup di dalam simpanan hari ini. Maka dari itu investasikanlah untuk kesehatan, kebahagian dan kesuksesan kita dan orang orang di sekeliling kita. Jam terus berdetak. Gunakanlah waktu kita sebaik - baiknya. Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang gagal kelas. Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur. Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu. Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang. Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang. Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih mendali perak Olimpiade. (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Emha Ainun Nadjib
![]() Lahir di Djombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953 adalah seorang tokoh intelektual yang mengusung nafas Islami di Indonesia. Ia merupakan anak keempat dari 15 bersaudara. Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||