| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori HumorPuisi Anak KedokteranPenulis: Anonim | Diposting: 28 September 2010 | Komentar: 0 komentaryang terendah… Mataku berakomodasi tak percaya… Benarkah yang tertangkap oleh nervi optici-ku?? Dalam sms mu… Katamu, akulah nukleus kehidupanmu… Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP… Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin… Sadarkah kau?? Kau berhasil membuatku mengalami hipertensi fisiologis dan tachycardi Perintahkan membrana tympani mu mendengar seluruh discuss vertebralis ku berkata… “Setiap cardiac outputku membutuhkan pacemaker darimu. Setiap detail gerakan glossus mu merangsang saraf simpatisku.” “Ucapan selamat malammu laksana diazepam… Ucapan “jangan menangis, sayang”mu bagaikan valium bagiku… Dan ketika kau pergi…terasa bagaikan imunosupresi untukku…” Apa yang terjadi padaku?? Cinta kau bilang?? Tak pernah kudengar Dorland mengucapkannya… Di jurnal mana aku bisa memperoleh Randomised Control Trial dengan Double Blind tentang nya?? Diagnosa aku… Infus aku dengan cairan elektrolit “aku milikmu”… Dan kita akan mengaktivasi seluruh sistem organ kita bersama-sama… Sampai brain stem death memisahkan kita (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Aesop
![]() Aesop dikenal karena cerita-cerita fabel yang dianggap berasal dari dia. Berbagai macam kumpulan fabel dari Aesop masih diajarkan sebagai pendidikan moral dan digunakan sebagai subyek dari berbagai macam hiburan, khususnya dalam ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||