| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori HumorKisah Cinta Tukang Buah dan Tukang SayurPenulis: Anonim | Diposting: 23 Desember 2011 | Komentar: 0 komentarSehingga akhirnya si tukang buah mengirimkan sepucuk surat.: Kekasihku.. Cintaku... Wajahmu memang MANGGIS. Watakmu juga MELON-kolis. RAMBUTANmu hitam terurai. Tubuhmu langsing semampai. Sebagai lelaki, aku sangat MANGGA memiliki gadis se-MANGGIS engkau menjadi kekasihku. Tapi hatiku NANAS karena JAMBUru. Tak PIRcaya aku melihatmu berjalan meLENGKENG bersama lelaki lain. SIRSAK napasku. Bersusah PAPAYA kutahan, Tapi hatiku terlanjur ANGGUR lebur. Ini DELIMA dalam hidupku. Memang ini SALAK-ku juga, jarang APEL malam minggu. Ya Tuhan, mohon BELIMBING-mu. Kekasihku, kalau memang PERPISANGAN ini yang terbaik untukku, SEMANGKA Kau bahagia dengan pria lain. SAWOnara.. Dari: DURIANto Kekasihnya membalas surat itu: Membalas KENTANG suratmu itu... BOROKOLI sudah kubilang, Hubungan kita memang sudah tak SELEDRI yang dulu lagi. Salahmu sendiri. Kau makin kasar, sering bersumpah SEREHpah. Setiap datang rambutmu selalu KUCAI. JAGUNGmu gak pernah dicukur. Disuruh datang malam minggu, eehh nongolnya hari LABU. Ditambah kondisi keuanganmu makin lama makin PARE. Kalau mau nelpon aku aja mesti ke WORTEL. Tiap makan di restoran selalu aku yang BAYAM. Terus TERONG aja, cintaku padamu sudah lama TOMAT! Jangan KANGKUNG aku lagi! CABEE deeeh!!! Ttd. SAWItri. Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Emha Ainun Nadjib
![]() Lahir di Djombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953 adalah seorang tokoh intelektual yang mengusung nafas Islami di Indonesia. Ia merupakan anak keempat dari 15 bersaudara. Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||