| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori HumorBenci yang Haq dan Suka yang FitnahPenulis: Anonim | Diposting: 19 Januari 2009 | Komentar: 0 komentar“Saudara – saudara semua!Camkanlah baik-baik, saat ini saya benci sesuatu yang Haq dan suka akan fitnah.Bahkan saya saya menjadi orang kaya yang melebihi Allah.” Karuan saja Abu Nawas segera ditangkap oleh polisi istana, dan selanjutnya dihadapkan kepada baginda Raja harun Ar rasyid. “Benarkah laporan yang saya terima bahwa kamu membenci yang Haq dan menyukai Fitnah, dan mengaku menjadi orang kaya yang melebihi Allah?”tanya sang raja. “Benar, baginda,”jawab Abu Nawas dengan tenang, “Rasanya tidak hanya saya tuan baginda juga begitu.” “Jangan kurang ajar kamu!!!”kata sang raja tersinggung. “Benar, baginda.Saya sering mendengar pengajian – pengajian bahwa kematian dan neraka adalah sesuatu yang Haq.Siapa yang tidak suka akan kematian dan neraka,”kata Abu Nawas. “katanya kamu suka akan yang Fitnah?” “Benar.jangankan saya. Tuan baginda juga begitu,”jawab Abu Nawas. “Apa maksudmu?” “Saya pernah membaca firman Allah dalam Al-Qur’an bahwa sesunguhnya harta dan anak adalah fitnah.Nah, apakah baginda tidak menyukai anak dan harta?” “lalu tentang pendapatmu yang mengaku lebih kaya dari Allah?”tanya sang raja. “Itu sudah jelas, baginda. Saya punya anak dua, sementara Allah tidak punya anak sama sekali,”jawab Abu Nawas dengan ketus. ”kamu memang benar kurang ajar.Tetapi apa maksud kamu berbuat seperti itu?” “Supaya dihadapkan kepada anda baginda.” ”Lalu?” “Ya,agar diberi hadiah .” “kamu memang gila!” kata sang raja sambil berlalu dan menyuruh anak buahnya untuk memberikan uang 100 dinar kepada Abu Nawas. (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Putu Wijaya
![]() Beliau mempunyai nama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahir di Puri Anom, Tabanan, Bali, 11 April 1944) adalah seorang sastrawan yang dikenal serba bisa. Ia adalah bungsu dari lima bersaudara ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||