Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Fabel > Rusa Tua Yang Bijak
 
 

Kategori Fabel

Rusa Tua Yang Bijak

Penulis: Anonim | Diposting: 15 Juli 2008 | Komentar: 0 komentar

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Mau pasang iklan juga? klik disini
Di negeri-negeri yang mempunyai empat musim, terdapat sejenis rusa yang disebut reinder. Rusa ini bertanduk indah sekali dan berbulu tebal. Bila natal maka sering diceritakan bahwa Santa klaus datang menaiki kereta salju yang ditarik rusa. Nah, rusa-rusa inilah yang akan diceritakan disini.

Seekor rusa tua berdiri sendiri diatas bukit. Dibawahnya sekelompok rusa sedang makan rumput. Dan di atas sebuah batu berdiri raja kelompok rusa itu. Ialah rusa muda yang telah mengalahkan si rusa tua. Tadinya rusa tua itulah yang memimpin kelompoknya. Tapi ia berhasil dikalahkan oleh seekor rusa muda. Ya tentu saja ia kalah, rusa muda itu masih gesit dan kekar badannya. Rusa tua itu akhirnya ditinggalkan sendiri saja oleh kelompoknya. Rusa-rusa yang lain tak mau berteman lagi dengannya. Mereka mencemoohnya.

Rusa tua itu mengangkat kepalanya. Diendusnya bau udara. "Ah, sebentar lagi salju akan turun. Baiklah aku mencari tempat berlindung yang penuh dengan rumput," katanya dalam hati.

Rusa tua itu mencari gua yang ditumbuhi oleh semacam rumput. Benar saja tak lama kemudian salju turun. Mula-mula hanya seperti kapas terurai. Lama-kelamaan semakin deras dan besar-besar. Langit berwarna kelabu dan hawa rasanya dingin menusuk tulang. Rusa tua itu duduk di dalam gua. Ia terhindar dari hawa dingin.

Keesokan harinya, pagi serasa dingin membeku. Rusa tua itu memakan rumput yang tumbuh di gua. Ia teringat akan nasib kelompok rusanya. Maka keluarlah ia dari gua. Tak lama ia sudah dapat menemukan kelompok itu. Mereka semua menggigil kedinginan. Semalaman mereka tertimpa salju. Dan hari ini mereka belum makan sama sekali. Mereka sangat marah kepada raja barunya. Ternyata walaupun ia gagah perkasa tapi ia belum sebijak rusa tua. Rusa tua itu membawa kelompok itu ke guanya. Disitu mereka makan sepuasnya. Mereka mengangkat rusa tua itu kembali menjadi raja mereka. Walaupun ia tua dan tak sekuat rusa yang muda, namun ia mempunyai banyak pengalaman yang membuatnya menjadi rusa yang bijak. (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Emha Ainun Nadjib
Foto Emha Ainun Nadjib
Lahir di Djombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953 adalah seorang tokoh intelektual yang mengusung nafas Islami di Indonesia. Ia merupakan anak keempat dari 15 bersaudara. Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori FabelRusa Tua Yang Bijak
Di negeri-negeri yang mempunyai empat musim, terdapat sejenis rusa yang disebut ...
Artikel Kategori FabelRusa Bertanduk Indah yang Sombong
Pada suatu hari seekor rusa jantan berhenti di sebuah sungai yang ...
Artikel Kategori FabelRubah dan Buah Anggur
Seekor rubah suatu hari melihat sekumpulan buah anggur yang ranum bergantungan ...
Artikel Kategori FabelPohon Apel
Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang ...
Artikel Kategori FabelPertapa Muda dan Kepiting
Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, tampak seorang pertapa ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
6
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -