Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Fabel > Kelapa dan Terung
 
 

Kategori Fabel

Kelapa dan Terung

Penulis: Anonim | Diposting: 15 Januari 2011 | Komentar: 0 komentar

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Mau pasang iklan juga? klik disini
Disuatu kebun, berdirilah beribu ribu pohon yang sangat besar besar dan tegak tegak. pohon pohon itu adalah pohon kepunyaan seorang saudagar yang terkaya di kampung itu. Tetapi, diantara pepohonan yang besa besar itu, berdirilah sebuah pohon kecil yang bernama pohon terung.

Nasib pohon terung itu sangat malang karena ia selalu dimaki maki oleh pohon pohon lain yang jauh lebih besar daripadanya terutama pohon kelapa yang paling besar diantara pohon pohon lain yang tumbuh di kebun itu. Pohon kelapa itu selalu merendahkan dan menghina si terung yang dianggapnya tidak berguna itu.
"Hai terung, tahukah kamu bahwa dirimu hanyalah sebuah pohon yang sangatlah tidak berguna?" kata pohon kelapa kepada pohon terung.
Mendengar ejekan si pohon kelapa, si terung hanyalah menghela napas sambil berkata.
"Kau salah kelapa, tidak semata mata tuanku menanamku kalau saja aku tidak berguna."
Kata si terung.
"Ah mungkin saja tuan kita menanam kau karena ia kasihan melihat kau yang teronggok tak berguna", kata si kelapa sambil tertawa gelak.
"Hmm, kau sombong kelapa Kau tidak tahu bagaimana sakitnya hatiku yangsejak dulu sudah kau hina", kata si terung.

Akhirnya pada suatu hari, datanglah hujan yang disertai petir yang sangat besar sehingga pohon pohon itu menjadi sangat panik, kecuali si terung yang tetap tenang karena ia sudah terlindungi dari serangan petir yang hebat itu karena ia adalah pohon yang paling pendek dan kecil sehingga ia terhalang oleh pohon pohon yang lebih besar daripadanya.

Tiba tiba kepanikan itu semakin menjadi karena mereka mendengar suara petir yang menggelegar disertai jeritan si kelapa yang tersambar petir. Akhirnya tamatlah riwayat pohon yang sombong itu. (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Emha Ainun Nadjib
Foto Emha Ainun Nadjib
Lahir di Djombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953 adalah seorang tokoh intelektual yang mengusung nafas Islami di Indonesia. Ia merupakan anak keempat dari 15 bersaudara. Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori Fabel Kelapa dan Terung
Disuatu kebun, berdirilah beribu ribu pohon yang sangat besar besar dan ...
Artikel Kategori DongengUrashima Taro dan Penyu Laut
Urashima Taro, yang dalam bahasa Jepang berarti "Anak laki-laki dari pulau," ...
Artikel Kategori DongengTulo dan Tulio
Pada suatu ketika hiduplah dua bersaudara. Tulo si kakak dan Tulio ...
Artikel Kategori DongengSuri Ikun dan Dua Burung
Pada jaman dahulu, di pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, hiduplah seorang ...
Artikel Kategori DongengSi Malin Kundang Jadi Batu
Pada suatu waktu, hiduplah sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
7
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -