Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Cinta > Cinta Tanpa Syarat
 
 

Kategori Cinta

Cinta Tanpa Syarat

Penulis: Anonim | Diposting: 30 Juni 2010 | Komentar: 0 komentar

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Mau pasang iklan juga? klik disini
Ini kisah nyata dari seorang Bapak.Suyatno Eko Pratomo,Dir.Fortis Asst Management yang sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment.Beliau juga sangat sukses dlm memajukan Industri Reksa Dana di Indonesia.Apa yang beliau utarakan adalah sangat mulia sekali..
Begini kisah nya....

Di lihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi.Usia yang senja, bahkan sudah mendekati malam,Pak Suyatno 58 thn kesehariannya di isi dengan merawat istrinya yang sakit.Istrinya juga sudah tua.Mereka menikah sudah lebih dari 32 tahun.

Mereka di karunia 4 orang anak.Disinilah cobaan menerpa.Setelah istrinya melahirkan anak ke 4, tiba2 kakinya lumpuh dan tak bisa di gerakkan.itu terjadi selama 2 tahun.Menginjak tahun ke 3 seluruh tubuhnya menjadi lemah,bahkan terasa tidak bertulang.lidahnya pun sudah tidak bisa di. Gerakkan lagi.

Setiap hari pak Suyatno memandikan,membersihkan kotoran,menyuapi dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur.Sebelum berangkat kerja,dia letakkan istrinya di depan TV supaya istrnya tidak merasakan kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum.Untunglah tempat usaha Pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya. Sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya menonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja. Yang dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak Suyatno sudah cukup senang.Bahkan ia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.Rutinitas ini di lakukan lebih kurang 25 tahun, dengan sabar ia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka.Sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal. Si bungsu yang masih kuliah.

Pada suatu hari, ke 4 anak pak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya.Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing-masing.Dan pak Suyatno memutuskan ibu mereka. Dia yang merawat, yang dia inginkan hanya satu...semua anaknya berhasil....

Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yang sulung berkata,"Pak , kami ingin sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari mulut bapak...bahkan bapak tidak izinkan kami menjaga ibu".Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya,"sudah yang ke empat kalinya kami mengizinkan agar Bapak menikah lagi.Kami rasa ibu pun akan mengijinkannya.Kapan Bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tak tega melihat Bapak,kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baiknya bergantian..."

Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak di duga anak2 mereka."Anak2 ku...jikalau Perkawinan & hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin Bapak akan menikah...tapi ketahuilah dengan adanya ibu. Kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian...(Sejenak kerongkonganya tersekat)...kalian yang selalu ku rindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat menghargai. Dengan apapun.Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini?".

"Kalian menginginkan Bapak bahagia, apakah bisa bathin bapak bahagia meninggalkan Ibu mu dengan keadaannya sekarang, kalian menginginkan Bapak yang masih di beri Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit?".

Sejenak, meledaklah tangis anak-anak Pak suyatno.Mereka pun melihat butiran2 kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno...dengan pilu, ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu....

Sampailah akhirnya Pak Suyatno di undang oleh salah satu tv swasta untuk menjadi Nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan 25 tahun merawat sendiri istrinya yang sudah tidak bisa apa2...di saat itulah meledak tangis beliau dgn tamu yang hadir di studio,yg kebanyakan kaum perempuan...tidak sanggup menahan haru...di situlah Pak Suyatno bercerita....

"Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya,tetapi tidak mau memberi waktu,tenaga,pikiran,perhatian...adalah ke sia-sia an.Saya memilih. Istri saya menjadi pendamping hidup saya,dan sewaktu dia sehat dia pun sabar merawat saya,mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata,dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu2....

Sekarang dia sakit karena berkorban utk cinta kita bersama...dan itu merupaka ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya.Sehat pun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit..."

Hmmmmmm mampukah kita setia pada pasangang kita di kala ditimpa cobaan?? Buat misuaku...aku tetap setia padamu apapun yang terjadi.insyaallah.
*di ceritakan kembali kisah ini oleh bu upik...(Kick Andy, Metro TV)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Putu Wijaya
Foto Putu Wijaya
Beliau mempunyai nama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahir di Puri Anom, Tabanan, Bali, 11 April 1944) adalah seorang sastrawan yang dikenal serba bisa. Ia adalah bungsu dari lima bersaudara ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori CintaCinta Tanpa Syarat
Ini kisah nyata dari seorang Bapak.Suyatno Eko Pratomo,Dir.Fortis Asst Management yang ...
Artikel Kategori CintaCinta Tanpa Definisi
Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau hanya merasakannya. Merasakan kerjanya ...
Artikel Kategori CintaCinta Laki-laki Biasa
Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia ...
Artikel Kategori CintaCinta dan Persahabatan
Mampukah kita membayangkan persahabatan tanpa cinta ? Persahabatan dan cinta adalah teman ...
Artikel Kategori CintaCaranya Jatuh Cinta
Jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
7
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -