Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Cerpen > Renungan 5 Tahun Pertama
 
 

Kategori Cerpen

Renungan 5 Tahun Pertama

Penulis: Ardyansah | Diposting: 25 Juli 2009 | Komentar: 0 komentar

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Mau pasang iklan juga? klik disini
Jika dulu aku tampan, muda, dan menggairahkan, tentu itu bukan dosaku. Atau jika sebab itu kemudian kau mencuri-curi perhatianku yang saat itu -kau tahu- sedang dalam penguasaan cinta lain, itu -sama sekali- bukan salahku. Bukan salahmu juga :D

Kalau selanjutnya aku lebih memilih kamu, itu bukan karena alasan ini dan itu yang menunjuk pada kekuatan pribadimu yang jika aku tulis akan membuatmu ge-er dan tersipu, tetapi semata keberuntunganmu. Meskipun kemudian harus kuakui sebenarnya lebih pantas menjadi keberuntunganku.

Episode cinta ala remaja sudah kita lewati, pun -barangkali- juga yang dewasa. Sudah bukan waktunya lagi bertengkar untuk urusan-urusan yang tidak penting, sudah seharusnya lebih bisa sabar dan mengendalikan emosi, sudah semestinya nasihat ini lebih pantas untukku ketimbang untukmu :D

Maaf, maafkan jika selama ini aku telah berbuat terlalu banyak kekeliruan. Toh, aku tak pernah bilang aku tak akan mengecewakan. Tetapi setidaknya aku mencoba (dan sungguh-sungguh mencoba) untuk tidak.

Hari ini (dan jam-jam segini), tepat lima tahun sejak aku mengucap akad secara lantang di depan saksi dan segenap kerabatmu. Tak ada bedanya dengan hari-hari sebelumnya, dan juga -semoga- sesudahnya. Aku akan tetap mencintaimu. (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Aesop
Foto Aesop
Aesop dikenal karena cerita-cerita fabel yang dianggap berasal dari dia. Berbagai macam kumpulan fabel dari Aesop masih diajarkan sebagai pendidikan moral dan digunakan sebagai subyek dari berbagai macam hiburan, khususnya dalam ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori CerpenRenungan 5 Tahun Pertama
Jika dulu aku tampan, muda, dan menggairahkan, tentu itu bukan dosaku. ...
Artikel Kategori CerpenRasa Malu Sang Prajurit
ADA sebuah kisah pada zaman Alexander The Great, sekian ribu tahun ...
Artikel Kategori CerpenPerpisahan Ini Bukan Keinginanku
Masih saja ini kejadian yang megejutkan buat Rianty sekalipun ini kejadian ...
Artikel Kategori CerpenPerintang Jalan
Dulu kala ada seorang raja yang pada suatu ketika meletakkan sebongkah ...
Artikel Kategori CerpenPerempuan yang Ditinggalkan
Jika sedang terjaga sendirian di tengah malam, menunggui Laila yang sebentar-sebentar ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
7
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -