| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori CerpenRenungan 5 Tahun PertamaPenulis: Ardyansah | Diposting: 25 Juli 2009 | Komentar: 0 komentarKalau selanjutnya aku lebih memilih kamu, itu bukan karena alasan ini dan itu yang menunjuk pada kekuatan pribadimu yang jika aku tulis akan membuatmu ge-er dan tersipu, tetapi semata keberuntunganmu. Meskipun kemudian harus kuakui sebenarnya lebih pantas menjadi keberuntunganku. Episode cinta ala remaja sudah kita lewati, pun -barangkali- juga yang dewasa. Sudah bukan waktunya lagi bertengkar untuk urusan-urusan yang tidak penting, sudah seharusnya lebih bisa sabar dan mengendalikan emosi, sudah semestinya nasihat ini lebih pantas untukku ketimbang untukmu :D Maaf, maafkan jika selama ini aku telah berbuat terlalu banyak kekeliruan. Toh, aku tak pernah bilang aku tak akan mengecewakan. Tetapi setidaknya aku mencoba (dan sungguh-sungguh mencoba) untuk tidak. Hari ini (dan jam-jam segini), tepat lima tahun sejak aku mengucap akad secara lantang di depan saksi dan segenap kerabatmu. Tak ada bedanya dengan hari-hari sebelumnya, dan juga -semoga- sesudahnya. Aku akan tetap mencintaimu. (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Aesop
![]() Aesop dikenal karena cerita-cerita fabel yang dianggap berasal dari dia. Berbagai macam kumpulan fabel dari Aesop masih diajarkan sebagai pendidikan moral dan digunakan sebagai subyek dari berbagai macam hiburan, khususnya dalam ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||