Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Cerpen > Doa Untuk Sahabat
 
 

Kategori Cerpen

Doa Untuk Sahabat

Penulis: Anonim | Diposting: 10 Desember 2008 | Komentar: 0 komentar

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Mau pasang iklan juga? klik disini
Sebuah kapal karam di tengah laut karena
terjangan badai dan ombak hebat. Hanya dua orang
lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan berenang
ke sebuah pulau kecil yang gersang. Dua orang
yang selamat itu tak tahu apa yang harus
dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak
ada yang dapat dilakukan kecuali berdoa.
Untuk mengetahui doa siapakah yang paling
dikabulkan, mereka sepakat untuk membagi pulau
kecil itu menjadi dua wilayah. Dan mereka tinggal
sendiri-sendiri berseberangan di sisi-sisi pulau
tersebut.

Doa pertama mereka panjatkan, mereka memohon agar
diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki ke satu
melihat sebuah pohon penuh dengan buah-buahan
tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di
daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap
kosong.

Seminggu kemudian, lelaki yang ke satu merasa
kesepian dan memutuskan untuk berdoa agar
diberikan seorang istri. Keesokan harinya, ada
kapal yang karam dan satu-satunya penumpang yang
selamat adalah seorang wanita yang berenang dan
terdampar di sisi tempat lelaki ke satu itu
tinggal. Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki
ke dua tetap saja tidak ada apa-apanya.
Segera saja, lelaki ke satu ini berdoa memohon
rumah, pakaian, dan makanan. Keesokan
harinya,seperti keajaiban saja, semua yang
diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang
kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa.
Akhirnya, lelaki ke satu ini berdoa meminta kapal
agar ia dan istrinya dapat meninggalkan pulau
itu. Pagi harinya mereka menemukan sebuah kapal
tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki
ke satu dan istrinya naik ke atas kapal dan siap-
siap untuk berlayar meninggalkan pulau itu. Ia
pun memutuskan untuk meninggalkan lelaki ke dua
yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya,
memang lelaki kedua itu tidak pantas menerima
berkah tersebut karena doa-doanya tak pernah
terkabulkan.

Begitu kapal siap berangkat, lelaki ke satu ini
mendengar suara dari langit menggema,
"Hai, mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang
ada di sisi lain pulau ini?"

"Berkahku hanyalah milikku sendiri, karena hanya
doakulah yang dikabulkan," jawab lelaki ke satu
ini.

"Doa lelaki temanku itu tak satupun dikabulkan.
Maka,ia tak pantas mendapatkan apa-apa."
"Kau salah!" suara itu membentak membahana.
"Tahukah kau bahwa rekanmu itu hanya memiliki
satu doa. Dan, semua doanya terkabulkan. Bila
tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa."
"Katakan padaku," tanya lelaki ke satu itu. "Doa
macam apa yang ia panjatkan sehingga aku harus
merasa berhutang atas semua ini padanya?" "Ia
berdoa agar semua doamu dikabulkan!"

***

Kesombongan macam apakah yang membuat kita merasa lebih baik dari yang lain? Sadarilah betapa
banyak orang yang telah mengorbankan segala
sesuatu demi keberhasilan kita. Tak selayaknya
kita mengabaikan peran orang lain, dan janganlah
menilai seseorang/sesuatu hanya dari "yang
terlihat" saja. (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Kak Rico
Foto Kak Rico
Keinginan untuk menjadi Pendongeng sama sekali tidak pernah sedikit pun terpikirkan oleh pria kelahiran Jakarta berdarah Padang, Ambon, dan Manado ini. Kak Rico lebih senang berkecimpung dalam dunia Teater, Musik, dan ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori CerpenDoa Untuk Sahabat
Sebuah kapal karam di tengah laut karena terjangan badai dan ombak hebat. ...
Artikel Kategori CerpenDi Dusun Lembah Krakatau
Banjo berjalan gontai pelan-pelan di belakang emaknya. Burung-burung gagak hitam terbang ...
Artikel Kategori CerpenDendang Sepanjang Pematang
Adalah kenangan yang menghimbauku untuk menengok pohon randu itu. Letaknya menjorok ...
Artikel Kategori CerpenCinta Tak Harus Sama
Bu, lapar !, rengek anak kecil yang sedang berada di pangkuannya. ...
Artikel Kategori CerpenCinta Ini Milikmu Mama
"Rosa, bangun.. Sarapanmu udah mama siapin di meja." Tradisi ini sudah ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
5
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -