Bahasa Indonesia | English Version
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
.
  Kembali ke beranda Beranda > Kategori Cerpen > Cerita Cinta Langit Laut Angin Awan
 
 

Kategori Cerpen

Cerita Cinta Langit Laut Angin Awan

Penulis: Anonim | Diposting: 01 Desember 2008 | Komentar: 0 komentar

Heliconia Villas
Komplek villa mewah di Bali, lengkap dgn kolam renang, ruang tengah, dapur & kmr mandi semi terbuka
www.heliconiavilla.com

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat
Ulasan lengkap mengenai Disabilitas dan Pandangan Masyarakat di Blog Personal milik Arif Wachyudin
www.arifwachyudin.com/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

Laxmicreations Jakarta
Menyediakan berbagai macam karangan bunga, bunga papan & parcel sbg ucapan selamat
www.laxmicreations.com

Mau pasang iklan juga? klik disini
Dahulu kala,langit dan laut saling jatuh cinta.
Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain.
Saking sukanya laut thd langit,warna laut=langit,
saking sukanya langit thd laut, warna langit=laut.

Setiap senja datang, si laut dg lembut sekali membisikkan "aku cinta padamu" ke telinga langit.
Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut,
langit tdk menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan.

Suatu hari,datang awan...begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati thd langit.
Tentu saja langit hanya mencintai laut,setiap hari hanya melihat laut saja. Awan sedih tapi tak putus asa mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus.

Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan mnyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut thd 1 sama lain. Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit,shg dg gelombangnya,
laut berusaha menyibak awan yg mengganggu pandangannya. Tapi tentu saja tidak berhasil.

LAlu datanglah angin,yg sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yg mengganggu. Dg tiupan keras dan kuat, angin meniup awan ... awan terbagi2 menjadi banyak bagian, shg tdk bisa lagi melihat langit dg jelas, tdk bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan thd langit. Sehingga ketika merasa tersiksa dg perasaan cinta thd langit, awan menangis sedih.

Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan,
kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin kasih .
Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit, di situlah mereka sdg memadu kasih.. (www.pondokbaca.com)

kirimkan artikel ini ke teman Kirim artikel cetak dan print artikel ini Cetak artikelbagikan artikel ini di delicious! bagikan artikel ini di digg! bagikan artikel ini di facebook! bagikan artikel ini di google! bagikan artikel ini di newsvine! bagikan artikel ini di reddit! bagikan artikel ini di simpy! bagikan artikel ini di spurl! bagikan artikel ini di stumbleupon! bagikan artikel ini di technorati! bagikan artikel ini di twitter! bagikan artikel ini di yahoo!

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar untuk artikel ini..

Kirim Komentar

Nama Anda:
Email:
Blog/Website:
Komentar Anda:
Masukkan kode:
 
Kategori

Pasang iklan murah cuma 90 ribu sekali seumur hidup

Artikel Terbaru:
13 April 2012 - Kategori Humor
Abu Nawas Sang Penggeli Hati
3 April 2012 - Kategori Humor
Pintu yang Selalu Terbuka
3 April 2012 - Kategori Motivasi
Hikmah Cerita Keledai
3 April 2012 - Kategori Humor
Ujian Susulan Empat Mahasiswa
3 April 2012 - Kategori Humor
Jangan Terlalu Dalam

Sponsor Kami:



Info Lowongan Kerja
Butuh info lowongan kerja? Disini tempatnya. Tersedia informasi lowongan pekerjaan yang selalu update
www.karir.com


Profil Penulis:
Aesop
Foto Aesop
Aesop dikenal karena cerita-cerita fabel yang dianggap berasal dari dia. Berbagai macam kumpulan fabel dari Aesop masih diajarkan sebagai pendidikan moral dan digunakan sebagai subyek dari berbagai macam hiburan, khususnya dalam ...

Mau dapet update artikel lewat email?
Silakan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

 
 
Artikel Kategori CerpenCerita Cinta Langit Laut Angin Awan
Dahulu kala,langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama2 saling menyukai ...
Artikel Kategori CerpenCahaya Bulan
Madame Julie Roubere tengah menanti kedatangan kakak perempuannya, Madame Henriette Letore, ...
Artikel Kategori CerpenBukan Perempuan Biasa
Perempuan itu sibuk sekali.. Malam merambat pelan. Jarum jam sudah menunjukkan pukul ...
Artikel Kategori CerpenBukan Cinta Segitiga
Seharusnya aku tak membuka rahasia ini, tetapi sepertinya aku sudah tak ...
Artikel Kategori CerpenBukan Aku Tak Cinta
Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. ...
 
  ˆ Kembali ke atas  
Online user
7
 
  Klik RSS Feeds ini untuk berlangganan artikel di Pondokbaca.com
- - -