| Bahasa Indonesia | English Version |
PondokBaca
Kumpulan artikel motivasi, renungan, humor dan puisi
|
|||||||||||||||
| . | |||||||||||||||
Kategori CerpenBento dan Wanita TuaPenulis: Anonim | Diposting: 5 Agustus 2010 | Komentar: 0 komentaritu, tetapi dalam Gelap malam ia masih dapat melihat bahwa wanita tua itu tampak sekali membutuhkan pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Lori bututnya di depan mobil Mecedes wanita tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya. Walaupun Si bento Tersenyum menghampiri Wanita tua itu, tetap saja Wanita tua itu merasa begitu khawatir . Apalagi setelah Ia menunggu beberapa jam tidak ada seorang pun yang menolongnya. Apakah lelaki berjambang bermuka sangar itu bermaksud menyakitinya? Lelaki tersebut yang tidak lain dan tidak bukan Si bento penampilanya tidak terlalu baik, ia kelihatan begitu memprihatinkan dengan rambut yg acak-acakan . Wanita tua begitu ketakutan, berdiri sendirian dalam cuaca yang begitu dingin, sepertinya lelaki tersebut tau apa yang ia pikirkan. Lelaki itu berkata " saya kemari untuk membantu anda bu, kenapa anda tidak menunggu didalam mobil bukankah disanalebih hangat? oh ya nama saya Bento . Bento masuk kedalam kolong mobil wanita tua itu untuk memperbaiki yang rusak. Akhirnya ia selesai, tetapi dia kelihatan begitu kotor dan sangat lelah, Dengan segera wanita tua itu berbicara kepadanya dan Dia merasa tidak cukup kalau hanya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Bento tadi. Wanita Tua itu pun berkata berapa yang harus ia bayar? Bento hanya bisa tersenyum. Bento pun tidak mengatakan berapa jumlah yang harus dibayar, karena baginya menolong orang bukanlah suatu pekerjaan. Ia yakin apabila menolong seseorang yang membutuhkan pertolongan tanpa suatu imbalan suatu hari nanti Tuhan pasti akan membalas amal perbuatanya. Bento pun berkata kepada wanita itu " Bila ingin benar-benar ingin membalas jasanya, maka apabila pada suatu saat nanti ibu melihat seseorang yang membutuhkan pertolongan maka tolonglah orang tersebut " dan ingatlah pada saya". Bento pun menunggu sampai wanita itu menstater mobilnya dan menghilang dari pandangan. Setelah berjalan beberapa mil wanita itu melihat Warung Bakso , lalu ia mampir kesana untuk makan dan beristirahat sebentar. Pelayan datang dan memberikan handuk bersih untuk mengeringkan rambutnya yang basah. Wanita itu memperhatikan sang pelayan yang sedang hamil, dan masih begitu muda. Lalu ia teringat kepada Bento Setelah wanita itu selesai makan dan, sang pelayan sedang mengambil kembalian untuknya, wanita itu pergi keluar secara diam-diam. Setelah kepergiannya sang pelayan kembali, pelayan itu bingung kemana wanita itu pergi, lalu ia menemukan secarik kertas diatas meja dan uang dengan jumlah yg banyak. Wanita hamil itu pun begitu terharu setelah membaca secarik kertas yg ditulis oleh wanita Tua itu: "Kamu tidak berhutang apapun pada saya karena seseorang telah menolong saya, oleh karena itulah saya menolong kamu, maka inilah yang harus kamu lakukan: "Jangan pernah berhenti untuk memberikan cinta dan kasih sayang". Malam ketika ia pulang dan pergi tidur, ia berfikir mengenai uang dan apa yang di tulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita itu bisa tahu kalau ia dan suaminya sangat membutuhkan uang untuk menanti kelahiran bayinya? Ia tau bagaimana suaminya sangat risau mengenai hal ini, lalu ia memeluk suaminya yang terbaring disebelahnya dan memberikan ciuman yang lembut sambil berbisik :"semuanya akan baik-baik saja, I Love You Bento" Dari cerita singkat ini dapat kita ambil hikmah bahwa Sala satu kegagalan hidup adalah berhenti berusaha. Dan segala sesuatu yang berputar akan selalu berputar karna itu jangan pernah berhenti untuk berbuat baik kepada orang-orang yang butuh pertolongan. (www.pondokbaca.com) Kirim artikel Cetak artikelKomentarBelum ada komentar. Kirim Komentar |
Kategori
Artikel Terbaru:
Sponsor Kami: Profil Penulis: Andrie Wongso
![]() Andrie Wongso sering disebut sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia. Selain menjadi seorang motivator handal, Andrie Wongso juga dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, ... |
||||||||||||||
|
|||||||||||||||
| ˆ Kembali ke atas |
|
||||||||||||||
Copyright © PondokBaca.com 2008 - 2011 | Designed and developed by: Arif Wachyudin |
|||||||||||||||
| - | - | - | |||||||||||||